Apakah Persamaan dan Perbedaan Zakat dan Pajak?

11901

Perbedaan Zakat dan Pajak

Masyarakat sering membuat persamaan bahwa zakat adalah pajak tidak resmi yang diberlakukan oleh agama Islam kepada setiap muslim. Anggapan demikian memang tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Yuk, sama-sama mempelajari persamaan dan perbedaan zakat dan pajak yang wajib Anda ketahui.

Perbedaan dan Persamaan antara Zakat dan Pajak

1. Persamaan Zakat dan Pajak

Zakat dan pajak memiliki persamaan karena perintah mengeluarkan sebagian harta ini dijalankan menurut aturan tertentu yang menaungi sebuah kelompok masyarakat. Zakat dibayar berdasarkan syariat Islam, sedangkan pajak dibayarkan menurut undang-undang perpajakan yang berlaku dalam sebuah negara.

“…dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku'”(QS. Al-Baqarah: 43)

Baca Juga: Panduan Cara Mengisi SPT Pajak untuk Pajak Pribadi

Persamaan pajak dan zakat berikutnya adalah besarnya pembayaran ditentukan menurut presentase tertentu dan berlaku untuk orang-orang yang memenuhi syarat. Keduanya juga berperan dalam membangun kesejahteraan kelompok masyarakat tertentu. Tentunya, kita ingin Indonesia semakin maju bukan?

2. Perbedaan Zakat dan Pajak

Perbedaan pertama pajak dan zakat adalah dalam hal penerimanya. Zakat dibayarkan melalui amil zakat (lembaga penyalur dan pengelola zakat) maupun dibayarkan langsung kepada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Manfaat zakat dapat dirasakan langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat.

Sedangkan pajak negara merupakan kewajiban yang dibayarkan kepada kantor pelayanan pajak dan lembaga-lembaga lain yang ditunjuk oleh Pemerintah sebagai tempat pembayaran pajak. Manfaat pajak negara tidak bisa dirasakan langsung oleh masyarakat suatu negara.

Baca Juga: Jenis-Jenis Zakat

Perbedaan yang kedua adalah waktu pembayarannya. Zakat fitrah dibayarkan hanya pada bulan Ramadhan, lalu zakat harta dibayarkan pada saat telah mencapai nisab dan dimiliki selama setahun. Sedangkan waktu pembayaran pajak negara adalah satu tahun pembukuan. Misalnya tenggang waktu pembayaran pajak setiap akhir bulan Maret.

Terakhir, perbedaan yang ketiga adalah benda yang digunakan sebagai alat pembayaran. Pajak negara umumnya dibayar menggunakan uang tunai. Sementara itu zakat fitrah boleh dibayarkan dalam bentuk uang tunai maupun bahan makanan pokok seperti beras dan gandum. (Yons Achmad/Zakat.or.id)

 

Zakat Sekarang