Begini Hikmah dari 4 Ayat Al Quran Tentang Gempa Bumi

233

ayat al quran tentang gempa bumi

Ayat yang Mengisyaratkan Tentang Gempa Bumi

Gempa bumi adalah peristiwa getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Mengutip dari situs resmi BNPB, gempa bumi disebabkan oleh pergerakan kerak bumi atau biasa disebut sebagai lempeng bumi. Jenisnya dibedakan berdasarkan penyebabnya, yaitu gempa bumi tumbukan, gempa bumi runtuhan, gempa bumi buatan, dan gempa bumi vulkanik.

Melansir dari Republika, saat gempa bumi dilihat melalui sudut pandang Al Quran, maka terdapat 4 ayat yang mengisyaratkan kedahsyatan gempa bumi di masa lalu. Gempa bumi meluluhlantakkan negeri dan umat yang tinggal di kawasan tersebut.

Inilah ayat tentang gempa bumi yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua:

  1. Surat Al-A’raf ayat 78

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

Artinya: Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.

2. Surat Al-A’raf ayat 91

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ 

Artinya: Lalu, mereka dibinasakan oleh gempa bumi sehingga pagi harinya mereka bergelimpangan dalam rumahnya.

3. Surat Hud ayat 67

وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ

Artinya: Dan, orang-orang yang aniaya itu ditimpa suara gemuruh, lalu mereka bergelimpangan dalam rumahnya.

4. Surat Al-‘Ankabut ayat 37

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

Artinya: Lalu mereka mendustakannya (Syuaib), kemudian mereka disiksa dengan gempa raya, lalu di pagi hari mereka bergelimpangan dalam rumahnya.

baca juga: 20 AYAT TENTANG GUNUNG DAN TANDA-TANDA ERUPSI 

Hikmah dari Bencana

Gempa bumi tidak bisa diprediksi karena bencana alam tersebut di luar kuasa manusia. Meskipun begitu, kita tetap harus mengambil hikmah dari ayat tentang gempa bumi supaya manusia tidak menyepelekan bencana.

1. Gempa bumi adalah bencana berulang 

Gempa bumi sudah terjadi di masa lalu yang menimpa umat Nabi Shaleh dan Syuaib. Meskipun begitu, gempa masih bisa terjadi di masa sekarang dan masa depan. Peristiwa terbaru yaitu gempa bumi di Pasaman Barat, Sumatera Barat, bermagnitudo 6.1 yang mengakibatkan korban jiwa dan melukai puluhan warga.

Masa lalu adalah pelajaran bagi seseorang yang dapat mengambil hikmahnya. Rentetan peristiwa bencana alam di Indonesia membuat kita harus senantiasa waspada dan meningkatkan pengetahuan untuk perlindungan diri sebagai upaya menghindari bahaya yang lebih fatal.

Secara geografis, wilayah Indonesia terletak pada lintasan Cincin Api Pasific (The Pasific Ring of Fire). Lintasan ini memiliki deretan gunung api yang membentang sepanjang 40.000 km di Samudera Pasifik. Maka dari itu, Indonesia termasuk salah satu negara yang rentan terjadi gempa dan tsunami, baik tektonik atau vulkanik.

Sebagai negara rentan bencana, Indonesia harus mematangkan kembali langkah mitigasi melalui pendidikan, inovasi, dan teknologi untuk meminimalisir kerusakan dan korban jiwa, seperti menyiapkan tas khusus untuk alat-alat darurat, yaitu P3K, baju, konsumsi cadangan, dan lain sebagainya, karena bencana tidak mengenal waktu dan tempat. Saat bencana terjadi, segera berlindung ke tempat aman sambil membawa tas khusus tersebut.

2. Gempa bumi terjadi atas kehendak Allah 

Manusia bisa berusaha, Allah yang menentukan. Para ahli dan peneliti dapat menentukan penyebab gempa, namun tidak bisa memprediksi waktunya. Gempa bumi terjadi di luar kemampuan manusia dan mahkluk hidup lainnya.

3. Ayat tentang gempa bumi untuk koreksi diri sendiri

Kasus gempa bumi yang terjadi di zaman Nabi Shaleh dan Nabi Syuaib akibat dari perbuatan kaum yang senantiasa melakukan maksiat. Saat Nabi memperingati, mereka anggap peringatannya sebagai hal yang sepele.

Sejatinya, bumi, makhluk hidup, dan seisinya menua setiap hari. Sekuat apapun usaha untuk preventif, pada akhirnya kita harus berserah diri kepada pemilik alam semesta, yaitu Allah SWT.

Para korban dan pengungsi butuh bantuan. Bagaikan mimpi, mereka tidak menyangka dalam sekejap nasibnya berubah. Gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Pasaman Barat pada Jumat (25/2) menimbulkan korban jiwa, warga terluka, dan ratusan fasilitas publik rusak.

Yuk, sama-sama buka hati. Mari, temani mereka dengan solidaritas kita bersama. Bantu korban gempa untuk bangkit, klik di sini sekarang juga untuk bantu warga terdampak!

 

Sumber: Republika, situs resmi BNPB

Zakat Sekarang