More

    Inilah Janji Allah untuk Orang yang Selalu Menjaga Shalat

    Inilah janji yang telah Allah tentang shalat, ibadah yang telah Allah perintahkan kepada Rasulullah 1400 tahun yang lalu. Bahkan ibadah sholat ini telah diperintahkan sebelum Rasulullah dengan cara yang berbeda dan hingga kini masih terus dilaksanakan sampai akhir zaman.

    1. Penuh Keberuntungan

      قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ(1)الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ(2)

      Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya. (QS. Al-Mu’minun: 1-2)

      Inilah ayat yang menjadi alasan mengapa orang-orang yang shalat akan mendapat keberuntungan, Allah sendiri yang menjajikannya. Bisa jadi setiap hari kita terhindar dari segala mara bahaya dan memperoleh rezeki yang tidak disangka-sangka merupakan rahmat yang Allah turunkan dari jalur shalat khusu’ kita. Bahkan pada ayat 9-11 di surat yang sama, Allah menjanjikan keberuntungan warisan yang tertinggi. Warisan surga firdaus bagi mereka yang memelihara shalatnya.

    2. Tercegah dari Keburukan

      اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

      Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut: 45)

      Allah SWT telah terang-terangan berfirman bahwa shalat itu mencegah dari perbuatan keji. Apabila ada orang yang meskipun ia sudah menjalankan shalat tapi masih berbuat kerusakan, berarti bisa jadi yang kualitas shalatnya yang perlu diperbaiki. Pertanyaannya apakah selama ini kualitas kita sudah baik dan dapat menghindari perbuatan keji dan mungkar?

    3. Memiliki Mental yang Kuat

      اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ لَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

      Sesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal saleh, menegakkan salat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih. (QS. Al-Baqarah: 277)

      Allah memberikan janji untuk siapa yang menegakkan shalat dia akan mendapat pahala dan menjauhkan diri dari rasa sedih dan takut. Perasaan sedih dan takut menjadi cikal bakal manusia merasa overthinking dan berujung dengan penyakit mental. Mental tanpa rasa takut ini akan membuat diri kita senantiasa optimis dalam menjalani kehidupan yang Allah titipkan.

      Ilustrasi shalat dapat menjadi cahaya bagi orang yang senantiasa menjaganya

    4. Menjadi Cahaya Penyelamat

      Barangsiapa yang menjaga shalat lima waktu, maka shalat itu akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari kiamat. (HR. Ahmad)

    5. Penghapus Dosa

      “Tidaklah seorang muslim berwudhu, dia memperbagus wudhunya lalu ia mengerjakan shalat melainkan Allah mengampuni baginya dosa di antara shalat tersebut dan shalat berikutnya.(HR.Bukhari no. 160)

    6. Didoakan Malaikat

      Dan para Malaikat akan terus mendoakan salah seorang diantara kalian selama ia berada di tempat shalatnya itu. Para malaikat mendoakan, ‘Ya Allah! Rahmatilah ia, Ya Allah! Ampunilah dia Ya Allah. Terimalah taubatnya.” (HR. Bukhari, no. 477)

    Berdasarkan penjelasan diatas kita dapat mengambil hikmah bahwa shalat bukan sekadar rutinitas fisik dari berdiri hingga sujud yang dilakukan berulang-ulang sebagai bentuk ritual. . Shalat merupakan rahmat Allah yang disampaikan kepada kita dengan kasih sayang-Nya. Bahkan janji yang Allah sampaikan bagi orang-orang yang menjaga shalatnya tidak main-main, yaitu warisan surga Firdaus. Apabila iman terasa goyah dan sedang futur, mungkin yang perlu kita evaluasi yaitu kualitas shalatnya. Semoga kita senantiasa menjaga shalat dengan maksimal hingga batas waktu kehidupan yang Allah berikan kepada kita itu selesai.