Jawaban Doa Ibu Tangguh

86

IBU-IIS

Tak nampak lagi guratan kesedihan di wajah Iis (41), saat Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menyambangi kediamannya di jalan Jinjing RT.06/02 Kel. Pasir Putih Kecamatan Sawangan Depok, Jawa Barat. Perempuan yang sehari-harinya menjadi tulang punggung keluarga ini kerja keras. Tak lain, demi menafkahi anak-anaknya dan sang suami M. Yatim (45) yang sudah tak mampu lagi bekerja. Sang suami lumpuh akibat kecelakaan yang dialaminya ketika bekerja menjadi buruh bangunan.

“Saya buruh cuci dan gosok setiap harinya, karena suami sekarang sudah tidak bisa bekerja karena sakit. Saya harus terus berusaha agar kami bisa bertahan hidup,” ungkap Iis.

Seorang ibu yang memiliki 3 orang anak ini menuturkan, semenjak suaminya sudah tidak bekerja, kedua anaknya sempat putus sekolah lantaran tidak adanya biaya. Namun, kepahitan ekonomi yang terasa kian melilit Iis dan keluarga tidak membuatnya merasa jatuh dan putus asa. Ia terus bertekad dan bekerja keras untuk melanjutkan hidup.

“Awalnya saya juga merasa putus asa dan tertekan, tapi percuma kalo begitu terus. Mending saya berusaha semampu saya, yang penting keluarga tetap bisa makan,” ujarnya.

Anak pertama, yakni Annisa sudah putus sekolah sejak SD. Anak keduanya, Ahmad Hakim sudah putus sekolah sejak SMP. Sedangkan sang bungsu, Prida yang baru berusia 9 tahun tengah mengenyam pendidikan di SD. Terkadang, Iis juga selalu dibantu oleh anak laki-lakinya Ahmad Hakim yang sudah putus sekolah sejak SMP, untuk bekerja menjadi buruh kuli.

Kesabaran dan kekuatan doa yang terus dipanjatkan Iis disetiap harinya akhirnya terjawab. Melihat keadaannya yang semakin sulit terutama pendidikan anak-anaknya yang sempat pupus karena ketiadaan biaya, Dompet Dhuafa melalui LPM membantu Iis dan keluarganya melalui program Tebus Ijazah. Program ini membantu 2 orang anaknya yang sempat terhenti pendidikannya agar bisa bersekolah lagi. Selain itu, LPM Dompet Dhuafa juga memberikan biaya untuk pendidikan setiap bulannya sebesar Rp 350.000.

“Alhamdulillah, saya tiap hari berdoa semoga ada yang bantu saya. Apalagi kalo ada yang bantu buat pendidikan anak. Ternyata Dompet Dhuafa yang bantu nolong, saya bersyukur banget,” ucapnya.

Kini, meskipun Dompet Dhuafa telah membantu biaya pendidikan ketiga buah hatinya, Iis tidak lantas berleha-leha dan santai begitu saja. Ia tetap akan berjuang demi keluarga, menjadi ibu tangguh yang bekerja keras dan tidak pernah putus asa. (uyang/gie)

Sumber: dompetdhuafa.org

Zakat Sekarang