Yang dilakukan oleh Syekh Ali Jaber ini Sungguh Inspiratif, Simak Kisahnya

750
Syekh Ali Jaber
foto: cnnindonesia.com

Ali Saleh Muhammad Ali Jaber atau Syekh Ali Jaber adalah seorang pendakwah dan ulama asal Madinah yang berkewarganegaraan Indonesia. Syekh Ali Jaber menjalani Pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah. Usai lulus sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Al Quran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Al Quran

Terkait pendalamannya dengan Al Quran, terdapat kisah inspiratif untuk kita semua. Sejak datang ke Indonesia pada 2008, beliau bercita-cita mencetak banyak penghafal Al Quran. Beliau melihat tingginya minat dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Al Quran.

“Kalau hanya untuk beristirahat, saya tinggal duduk-duduk saja di Madinah. Saya datang untuk membenarkan bacaan Al Quran sebagaimana Allah SWT turunkan,” papar dia.

Rela Menjual Rumah Untuk Program Wakaf Al Quran

Demi mimpinya ingin mencetak satu juta penghafal Al Quran, beliau sampai merelakan untuk menjual rumahnya. Hingga kemudian beliau menjalankan program wakaf 10.000 Al Quran Braille Digital. Bahkan saat itu Syekh Ali dan keluarga tinggal di rumah kontrakan.

“Untuk mewujudkan program ini saya dan istri sepakat untuk menjual rumah. Alhamdulillah, saya memiliki istri yang luar biasa komitmennya untuk dakwah,” tambah dia.

Baca Juga: 5 Keutamaan Membaca dan Menghafal Al Quran

Memang, kata dia, berdakwah harus total dan memberikan apa yang dimiliki, salah satunya untuk program wakaf ini.

Wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang unik yang mendasarkan fungsinya pada unsur kebajikan (birr), kebaikan (ihsan) dan persaudaraan (ukhuwah). Ketika wakaf ditunaikan, maka terjadi pergeseran kepemilikan pribadi menuju kepemilikan Allah (pada dasarnya semua milik Allah SWT) yang diharapkan abadi, memberikan manfaat secara berkelanjutan. Ini menjadi ciri utama wakaf.

Melalui wakaf, diharapkan akan terjadi proses distribusi manfaat bagi masyarakat secara lebih luas, dari manfaat pribadi (private benefit) menuju manfaat masyarakat (social benefit).

(MI-Banahsan)

Baca Juga: RAIH KEBAIKAN DENGAN SEDEKAH AL QURAN

 

 

Dream.co.id , Republika.co.id

Zakat Sekarang