Pengertian Wakaf Menurut 4 Madzhab dan Undang-Undang

10024

 

Pengertian wakaf dari 4 madzhab

Istilah wakaf saat ini sudah cukup populer di telinga masyarakat, namun hingga detik ini masih banyak pula yang belum tahu apa arti wakaf sebenarnya. Wakaf masih dianggap sama dengan zakat maupun sedekah, namun ternyata wakaf itu berbeda.

Secara bahasa, wakaf diambil dari kata wakaf (Arab: وقف‎, [ˈwɑqf]; plural Arab: أوقاف‎, awqāf; bahasa Turki: vakıf, bahasa Urdu: وقف) yang artinya “menahan” atau “berhenti”. Sebagai satu istilah dalam syariah Islam, wakaf diartikan sebagai penahanan hak milik atas materi benda (al-‘ain) untuk tujuan menyedekahkan manfaat atau faedahnya (al-manfa‘ah) (al-Jurjani: 328).

Ulama sedikit berbeda pandangan terkait pengertian wakaf. Berikut pengertian wakaf menurut pendapat 4 imam madzhab, yaitu:

1. Pengertian Wakaf Menurut Madzhab Hanafiyah

Pertama, Hanafiyah mengartikan wakaf sebagai menahan materi benda (al-‘ain) milik Wakif dan menyedekahkan atau mewakafkan manfaatnya kepada siapapun yang diinginkan untuk tujuan kebajikan (Ibnu al-Humam: 6/203)

2. Pengertian Wakaf Menurut Madzhab Malikiyah

arti dan pengertian wakaf

Kedua, Malikiyah berpendapat, wakaf adalah menjadikan manfaat suatu harta yang dimiliki (walaupun pemilikannya dengan cara sewa) untuk diberikan kepada orang yang berhak dengan satu akad (shighat) dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan keinginan Wakif (al-Dasuqi: 2/187).

3. Pengertian Wakaf Menurut Madzhab Syafi’iyah

Ketiga, Syafi‘iyah mengartikan wakaf dengan menahan harta yang bisa memberi manfaat serta kekal materi bendanya (al-‘ain) dengan cara memutuskan hak pengelolaan yang dimiliki oleh Wakif untuk diserahkan kepada Nazhir yang dibolehkan oleh syariah (al-Syarbini: 2/376).

4. Pengertian Wakaf Menurut Madzhab Hanabilah

Keempat, Hanabilah mendefinisikan wakaf dengan bahasa yang sederhana, yaitu menahan asal harta (tanah) dan menyedekahkan manfaat yang dihasilkan (Ibnu Qudamah: 6/185).

5. Pengertian Wakaf Menurut Undang-Undang

Sedangkan menurut UU Wakaf Nomor 41 Tahun 2004. Wakaf berarti perbuatan hukum wakif (pihak yang melakukan wakaf) untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum sesuai syariah.

Dengan kata lain wakaf yakni menyerahkan kepemilikan harta manusia menjadi milik Allah atas nama ummat. Semoga hal tersebut membuat kita selama dunia dan akhirat.

***
Mau tahu lebih banyak program wakaf Dompet Dhuafa ? Silahkan klik disini.

Baca Juga: Apa Itu Zakat?

Zakat Sekarang