“Rentenir Kian Terpinggirkan”

14

IMG_1193

Kalimat tersebut kini sering diucapkan Wasti, Ketua Kelompok Ikhtiar Swadaya Mandiri (ISM) Sinar Abadi, Serang, Banten. Pernyataan tersebut diiyakan oleh semua anggotanya saat Wasti menyampaikan sambutan saat pertemuan rutin kelompok.

“Bank keliling, Alhamdulillah, disini udah berkurang. Anggota kita sudah tidak ada yang pinjem ke bank keliling, boleh dicek,” ujar Wasti.

Wasti telah 1 (satu) tahun menahkodai lembaga lokal yang mereka namai ISM Sinar Abadi. ISM ini berada di wilayah Kasemen Kota Serang, Banten. ISM ini menaungi anggota nelayan kerang hijau dan pengupas kerang.

Supini, salah satu anggota ISM, turut berkomentar saat pertemuan berlangsung. “Buat apa kami pinjem ke rentenir, lebih baik pinjam di koperasi (red, ISM), tanpa bunga, persyaratanpun gampang,” paparnya.  Mereka berharap ISM ini bisa berlegal hukum koperasi nantinya.

Lain lagi Kesih, ia dengan tegas mengatakan kepada mitra yang lain bahwa belum ada lembaga keuangan seperti ISM yang diinisasi Masyarakat Mandiri (MM) Dompet Dhuafa.  “Yang mengajarkan kami menabung dan berinfak. Kami bisa menabung dan mengambilnya saat kami butuh, jika ada rezeki lebih, kami berinfak semampunya,” katanya.

Ada lagi Nasra. Ia sebelumnya memiliki bagan di laut hanya 1 unit dan itupun ukurannya kecil. Kini Nasra mempunyai 2 bagan. Tabungan yang ia simpan di koperasi pun nantinyadiperuntukkan untuk membuat  1 bagan lagi.

Itulah apresiasi kebahagiaan yang mereka utarakan saat program pemberdayaan hampir berakhir, banyak manfaat yang mereka dapatkan. Mulai dari penghasilannya bertambah, fasilitas pembiayaan yang mudah diakses, hingga rentenir yang mulai terpinggirkan. (livson/gie)

Sumber: dompetdhuafa.org

Zakat Sekarang