Cara Menghitung Zakat Barang Dagangan

 

1. Pengertian Zakat Barang Dagangan

cara menghitung zakat hasil dagangan

Barang dagangan atau perniagaan merupakan salah satu jenis kekayaan yang harus dizakati. Lalu, bagaimana cara menghitung zakat barang dagangan atau perniagaan ini? Ikuti contoh kasus penghitungan zakat niaga berikut ini.

Contoh:

Bu Zaenab adalah seorang pedagang mainan anak di Pasar Turi, Surabaya. Pada moment tertentu, misalnya menjelang Lebaran dan libur sekolah, Bu Zaenab memperoleh banyak pendapatan. Namun pada hari-hari biasa pendapatannya tidak melonjak.

2. Cara Menghitung Zakat Dagangan atau Niaga yang Omsetnya Naik Turun

Bagaimana cara menghitung zakat perniagaan dengan omzet naik-turun demikian? Kapan waktu yang tepat untuk membayar zakat perniagaan?

Untuk menghitung besarnya zakat barang dagangan maka pijakan kita adalah pada nisab yang berlaku bagi barang perniagaan, yaitu sebesar harga 85 gram emas murni. Setiap usaha pasti memiliki jurnal keuangan yang berupa laporan laba-rugi tahunan.

Baca Juga: INILAH 8 GOLONGAN PENERIMA ZAKAT

Jika pada saat akhir tahun, yaitu ketika tutup buku, Bu Zaenab mendapatkan jumlah kekayaan barang dagangan mencapai nisab, maka dia wajib berzakat. Besarnya zakat barang dagangan adalah 2,5% dari total kekayaan.

3. Ilustrasi atau Contoh Perhitungan Zakat Niaga atau Perdagangan

Misalkan jumlah uang tunai, uang yang disimpan di bank dan barang dagangan mainan yang dimiliki Bu Zaenab adalah Rp 85 juta, maka perhitungan zakat tersebut adalah sebagai berikut:

Harga emas per gram saat ini (misalnya) = Rp 800.000,-

Nisab 85 gram emas = 85 x Rp 400.000 = Rp 68.000.000,-

(Dalam contoh kasus ini, Rp 68 juta adalah batas nisab zakat perniagaan)

Karena kekayaan yang dimiliki Bu Zaenab sebesar Rp 85 juta dan telah mencapai nisab zakat, maka besarnya zakat yang harus dikeluarkan adalah:

2,5% x Rp 85.000.000,- = Rp 2.125.000,-

4. Waktu Pembayaran Zakat Hasil Dagang atau Perniagaan

Jadi, pada saat Bu Zaenab melakukan tutup buku pada akhir tahun, besar zakat perniagaan yang wajib dibayarkan adalah Rp 2.125.000,- Pembayaran zakat hendaknya dilakukan pada waktu segera setelah tutup buku.

baca juga: 5 RAHASIA DAGANG SUKSES DAN BERKAH SEPERTI NABI MUHAMMAD

Semoga artikel ini bisa berguna untuk Anda. Ayo berzakat untuk membersihkan harta perniagaan!

 

Zakat Sekarang