5 Rahasia Dagang Sukses dan Berkah Seperti Nabi Muhammad SAW

626

Dagang online sukses dan berkah ala Nabi Muhammad- Zakat.or.id

Dalam satu hadist yang diriwayatkan Baihaqi bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk berdagang karena hal itu merupakan sebaik-baiknya usaha. Nabi Muhammad sendiri pun merupakan sosok pedagang yang belajar dari pamannya, Abu Thalib saat pergi ke Negeri Syam. Sang baginda tumbuh di bawah pengawasan Abu Thalib dengan menjadi pribadi yang idealis. Begitulah gaya dagang Nabi Muhammad (Rasulullah).

Pandemi Covid-19 membuat perubahan pada sektor ekonomi, termasuk mengubah tatanan bisnis menjadi lebih banyak online. Menjamurnya bisnis online juga tak lepas dari banyaknya karyawan yang terkena PHK, sehingga harus memulai kembali dari bawah dengan berjualan kecil-kecilan. Lalu, pengusaha kecil dan menengah pun juga berjuang untuk tetap hidup di tengah kekacauan akibat wabah yang berkepanjangan.

Di tengah kesibukan untuk bertahan hidup, inilah cara Nabi Muhammad (Rasulullah) dagang yang patut Anda tiru agar bisnis semakin berkah dan sukses.

1. Jujur 

Nabi Muhammad seorang pedagang jujur

Nabi Muhammad merupakan seorang pedagang jujur dan adil, sehingga banyak pembeli yang percaya dan membeli kembali barangnya. Nabi berdagang bukan sekadar mencari nafkah halal untuk kebutuhan hidup, tetapi juga mencari relasi untuk membangun reputasinya agar investor datang untuk mempercayakan dana kepadanya. Salah satu investornya yaitu Khadijah yang kelak menjadi istri Nabi.

baca juga: KISAH TELADAN NABI MUHAMMAD SANG MOTIVATOR

Ketika menjadi kepala negara Madinah, beliau menumpas habis praktik kecurangan, penipuan, riba, judi, eksploitasi, pasar gelap, dan pengambilan untung yang berlebihan. Selain itu, beliau juga melakukan standarisasi timbangan, sehingga menjadi indikator perdagangan dengan angka mutlak.

Sahabat sebagai umatnya pasti merasa bangga memiliki contoh seperti Nabi Muhammad. Meskipun diri Anda bukan seorang regulator, namun jadilah pedagang online jujur, sehingga konsumen senang belanja di toko Anda. Kejujuran adalah awal mula keberkahan, penipuan adalah awal mula kehancuran.

2. Menjual barang berkualitas bagus 

Nabi Muhammad seorang pedagang domba dengan kualitas bagus

Cara Nabi Muhammad (Rasulullah) dagang selanjutnya yaitu selalu menjual barang berkualitas bagus. Beliau tidak pernah menjual barang cacat, apabila ia temukan sekecil apapun, maka beliau tidak sembunyikan. Nabi Muhammad terus terang menyampaikan kelebihan dan kekurangan barang.

Sebuah hadist riwayat dari Ibnu Majah, Uqbah bin Amir pernah mendengar Rasulullah berkata:

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi seorang muslim untuk menjual barang yang ada cacatnya kepada temannya, kecuali jika dia jelaskan.”

(HR. Ibn Majah)

3. Cara Dagang Nabi Muhammad Agar Amanah dan Fatonah

Nabi Muhammad seorang pedagang domba dengan kualitas bagus

Rasulullah SAW memiliki sifat amanah yang artinya dapat dipercaya dan fatonah yang artinya cerdas. Beliau adalah bukti bahwa berdagang secara jujur tetap bisa mengembangkan bisnis dengan skala besar.

Nabi Muhammad cerdas dalam melihat peluang tanpa menipu, maka dari itu sosoknya terkenal di kalangan saudagar kaya sebagai seorang perhitungan, jujur, dan profesional.

Meskipun berasal dari kalangan tidak mampu, Nabi Muhammad tidak menjadikan bisnis sebagai aji mumpung. Minat tajamnya dalam berbisnis semakin beliau tunjukkan saat berusia 17-20 tahun. Kala itu, beliau bersaing dengan pebisnis senior tingkat regional.

Pandemi Covid-19 yang tidak tahu kapan selesai seharusnya membuat Sahabat dapat melebarkan sayap bisnis online ke ranah yang lebih serius. Dengan demikian, bisnis kecil-kecilan bukan sekadar situasional, namun jangka panjang dan berkelanjutan.

4. Tabligh 

kemampuan negosiasi untuk jualan online sukses

Nabi Muhammad menjadi pebisnis ulung karena memiliki kemampuan negosiasi, komunikasi, dan reputasi yang baik. Seperti arti Tabligh yakni menyampaikan perintah dan larangan, Nabi Muhammad tegas dan selalu menyampaikan keadaan berdagang tanpa menyembunyikan fakta.

يٰۤـاَيُّهَا الرَّسُوۡلُ بَلِّغۡ مَاۤ اُنۡزِلَ اِلَيۡكَ مِنۡ رَّبِّكَ‌ ؕ وَاِنۡ لَّمۡ تَفۡعَلۡ فَمَا بَلَّغۡتَ رِسٰلَـتَهٗ‌ ؕ وَاللّٰهُ يَعۡصِمُكَ مِنَ النَّاسِ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهۡدِى الۡقَوۡمَ الۡـكٰفِرِيۡنَ

Yaaa ayyuhar Rasuulu balligh maaa unzila ilaika mir Rabbika wa il lam taf’al famaaa ballaghta Risaalatah; wallaahu ya’simuka minan naas; innal laaha laa yahdil qawmal kaafiriin.

Artinya:

“Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” 

(QS. Al-Maidah: 67)

5. Mengeluarkan zakat 

Zakat fitrah atau zakat penghasilan agar dagang berkah

Melansir Dompet Dhuafa, sejarah pengelolaan zakat pertama kali diterapkan di Madinah pada tahun kedua setelah hijrah. Mulanya, ayat zakat turun di Makkah dalam surat Ar-Rum ayat 39:

Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).”

baca juga: HUKUM BAYAR ZAKAT FITRAH DAN MAL ONLINE 

Zakat fitrah menjadi zakat pertama yang diwajibkan pada bulan Ramadhan, sedangkan zakat mal baru diwajibkan pada bulan berikutnya. Jangan lupa untuk keluarkan zakat 2,5% apabila perniagaan telah mencapai nisab atau batas minimum berzakat. Hitung nisabnya di Kalkulator Zakat Dompet Dhuafa yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun.

Sesungguhnya, sebagian hasil dagang online Anda tersimpan hak saudaramu yang membutuhkan. Tunaikan kewajiban zakat fitrah atau penghasilan niaga sesegera mungkin supaya hati tenang. Ikuti langkah berjualan ala Rasulullah dengan klik zakat di sini, mudah dan amanah.

Zakat Sekarang