Hukum Membayar Zakat Online

19773

Bayar zakat online menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19. Pandemi mengubah transaksi yang semula konvensional menjadi digital dan serba daring. Lalu, bagaimana hukum bayar zakat online?

Bagaimana Hukum Bayar Zakat Online? 

Zakat Online, Gimana Hukumnya - Zakat.or.id

Allah menitipkan harta benda kepada Sahabat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berbagi ke orang-orang sekitar. Surat At-Taubah ayat 103 menyebutkan bahwa zakat mensucikan harta:

“Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan harta mereka” (QS. At-Taubah 103)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah memerintahkan umat Islam untuk wajib membayar zakat, baik itu zakat fitrah maupun zakat mal. Zakat merupakan cara membersihkan harta kita serta menjadi manusia yang bermanfaat dengan membantu sesama.

Ketika membayar zakat, biasanya kita perlu melakukan doa sebagai tanda terima dari zakat yang telah kita berikan. Apakah doa tersebut termasuk wajib atau sunnah? Lalu, bagaimana dengan zakat online yang langsung membayar lewat dunia maya tanpa bertemu dengan amilnya?

Tenang, pertanyaan tersebut tidak perlu mengendap di pikiran Sahabat berhari-hari.  Berikut penjelasan tentang hukum bayar zakat online beserta wajib dan sunnahnya.

Pertanyaan:

hukum bayar zakat online melalui gadget - Zakat.or.id

Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh

Apakah benar bila membayar zakat itu harus ada ijab kabul, bagaimanakah hukumnya bila membayarnya via online, transfer? Terima kasih.

Wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh

Yani di Samarinda

Jawaban:

Wa’alaikumsalamwarahmatullahiwabarakatuh

Saudari Yani yang dirahmati Allah swt, pada dasarnya ijab qabul tidak termasuk salah satu rukun zakat. Ijab qabul juga tidak termasuk syarat sah zakat. Sebenarnya, ibadah zakat berbeda dengan wakaf, akad jual beli, hutang piutang, gadai dan sejenisnya.

Unsur yang terpenting dalam zakat adalah pemberi zakat, harta zakat dan penerima zakat. Seorang muzakki haruslah orang yang memiliki harta mencapai nishab atau memenuhi kriteria wajib zakat. Sedangkan harta zakat adalah harta yang diperbolehkan sebagai zakat. Sementara penerima zakat haruslah orang yang benar-benar berhak menerima zakat.

Baca Juga: CARA MENGHITUNG ZAKAT MAL

Adapun unsur penting lainnya, meskipun tidak harus, dalam penyerahan zakat adalah yaitu pernyataan zakat dan doa penerima zakat. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, dalam Fiqhuzzakat-nya, berpendapat bahwa seorang pemberi zakat tidak harus menyatakan secara eksplisit kepada mustahik bahwa dana yang ia berikan adalah zakat.

Oleh karena itu, apabila seorang muzakki (pemberi zakat) tanpa menyatakan kepada penerima zakat bahwa uang yang ia serahkan adalah zakat, maka zakatnya tetap sah. Dengan demikian, seseorang bisa menyerahkan zakatnya secara online kepada lembaga amil zakat.

Bersamaan dengan itu, idealnya seseorang yang menyalurkan dana zakatnya via online ke lembaga amil zakat disertai dengan konfirmasi zakat secara tertulis. Konfirmasi tertulis itu merupakan salah satu bentuk pernyataan zakat.

Lalu, konfirmasi zakat atau transfer ke rekening zakat secara khusus akan memudahkan amil dalam mendistribusikan harta zakat kepada orang-orang yang berhak.

Baca Juga: KEMANAKAH DANA ZAKAT DISALURKAN? 7 MANFAAT BAYAR ZAKAT VIA LEMBAGA AMIL ZAKAT

Zakat Online Semudah Belanja Online

Zakat online upaya menambah pahala Ramadhan saat pandemi Covid-19 - Zakat.or.id

Berzakat sebaiknya tepat sasaran. Surat At-Taubah ayat 60 menjelaskan bahwa ada 8 (delapan) orang yang berhak menerima zakat, yaitu Fakir, Miskin, Amil, Riqab, Gharim, Mualaf, Fissabillillah, dan Ibnu Sabil. Di Indonesia, delapan golongan orang ini bukan hanya terdapat di satu daerah saja, tetapi juga dari Sabang hingga Merauke. Jika kita bisa membantu mereka yang ada di dekat kita, lalu bagaimana dengan Sahabat kita yang ada di Timur dan Barat sana?

Maka dari itu, selain social distancing, transaksi zakat online menjangkau delapan golongan secara lebih luas. Makin banyak zakat yang disebar, maka makin meringankan kaum yang membutuhkan.

Dompet Dhuafa sebagai salah satu lembaga amil zakat terbesar di Indonesia telah berkiprah dalam beberapa bidang dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pengembangan sosial. Keempat bidang tersebut bertujuan untuk pembagian zakat pada kedelapan penerima zakat tersebut sesuai dengan tujuannya supaya tidak sia-sia.

baca juga: SYEKH ALI JABER BEBERKAN MANFAAT BESAR ZAKAT MAL 

Jangan takut kekurangan karena berbagi. Janji Allah untuk memberikan balasan tertera dalam Surat Al-Anfaat ayat 60:

“Apa sahaja yang kamu infakkan pada jalan Allah nescaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)” (QS. Al-Anfaal: 60)

Yuk, ikut membangun negeri ini dengan zakat online di Dompet Dhuafa. Tunjukkan love language Anda dengan menjadi insan yang bermanfaat untuk orang lain melalui zakat. Klik di sini!

 

 

Zakat Sekarang