Qadha Puasa atau Fidyah bagi Ibu Hamil

1701

Puasa atau Fidyah

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Istri saya ramadhan kemaren saat sedang hamil 8 bulan dan tidak berpuasa ramadhan. Dan saya lupa tidak membayar fidyah di akhir ramadhan. Apakah boleh membayar fidyah sebelum ramadhan tahun ini? Atau wajib di-qadha puasanya? Mohon penjelasan yang manakah harus didulukan, puasa atau fidyah, Ustadz. Terima kasih.

Indra

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

Baca Juga: Apakah Pembayaran Fidyah Diperlukan Jika Karena Sakit?

Jawaban :

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Semoga Pak Indra sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiyat. Ibu hamil yang tidak berpuasa ramadhan apakah harus qadha puasa atau fidyah tergantung kepada sebabnya memilih tidak berpuasa saat hamil tersebut. Berikut penjelasannya lengkapnya,

  1. Bila wanita hamil tidak berpuasa lantaran kuatir pada kondisi bayi yang dikandung, meski secara pribadi sanggup berpuasa, maka dia harus melakukan qadha di luar ramadhan ditambah dengan fidyah sebanyak hari yang ditinggalkannya.
  2. Bila wanita hamil tidak berpuasa lantaran secara pribadi dan fisik memang tidak sanggup berpuasa, lebih-lebih lagi ditambah dengan kekuatiran pada kondisi bayi, maka dia tidak perlu membayar fidyah, namun cukup hanya qadha puasa saja. Di samping itu, qadha puasa tidak mesti berturut-turut setiap hari, namun harinya dapat diselang-seling.

Baca Juga: Berapa Besaran Fidyah?

Semoga penjelasan tentang puasa dan fidyah ini dapat membantu dan bermanfaat buat kita semua.

Wallahu a’lam

Zakat Sekarang