6 November 2012

Hukum Menzakati Mobil Pribadi

Hukum Zakat Mobil

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih kesempatannya, Ust. Saya mempunyai sebuah mobil. Lalu, saya ingat tentang zakat mal bahwa kita perlu menzakati harta yang kita punya. Lalu, apakah mobil termasuk kekayaan yang harus dizakati? Atau lebih tepatnya, bagaimana hukum zakat mobil dalam Islam? Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Damiansyah

Baca Juga: Jenis-Jenis Zakat

Jawaban:

Wa’alaikumsalamwarahmatullahiwabarakatuh

Semoga Allah swt senantiasa mencurahkan keberkahan-Nya kepada saudara dan keluarga.

Hukum Zakat Mobil

Mobil sebagai Sarana Penunjang Hidup

Pada dasarnya, hukum asal mobil adalah harta yang tidak wajib dikeluarkan zakatnya. Sebab, fungsi utama mobil adalah sarana penunjang hidup seseorang. Pada ulama menyebutnya dengan qunyah.

Ketentuan ini berdasarkan pada hadits Rasulullah saw,

“Tidak ada kewajiban atas seorang muslim untuk menzakati hamba sahayanya dan kuda tunggangannya.” (HR Bukhari).

Sedangkan dalam Imam Muslim juga menyebutkan suatu riwayat hadits,

“Tidaklah seorang muslim itu berkewajiban menzakati hamba sahayanya kecuali zakat fitrah.”

Kedudukan mobil sebagai sarana penunjang hidup atau sarana transportasi dapat kita qiyaskan pada kuda tunggangan. Oleh karena itu, tidak ada kewajiban atas seorang muslim untuk menzakati mobil yang ia miliki.

Hanya saja, status mobil sebagai harta tidak wajib dizakati dapat berubah menjadi harta yang wajib dizakati bila status dan fungsi mobil itu berubah. Mobil seseorang berubah menjadi harta wajib zakat bila mobil tersebut berstatus sebagai barang dagangan atau berfungsi sebagai barang sewaan.

Mobil sebagai Barang Dagangan

Apabila berubah menjadi barang dagangan, maka mobil itu harus dikeluarkan zakatnya dengan ketentuan zakat perdagangan. Zakat perdagangan dikeluarkan oleh seseorang yang hartanya telah mencapai nishab (senilai 85 gram emas) dan genap satu tahun.

Untuk orang yang berbisnis mobil, maka zakat dikeluarkan dari nilai mobil tersebut dan bukan keuntungannya saja. Sedangkan nilai zakatnya adalah 2,5 persen.

Baca Juga: Bayar Hutang atau Zakat Dulu?

Berbeda halnya bila fungsi mobil itu menjadi barang sewaan, maka zakatnya dikeluarkan dari hasil sewanya. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, ketua persatuan ulama international yang berdomisi di Qatar, berpendapat bahwa zakat yang dikeluarkan adalah 10 persen setelah dikurangi biaya operasional.

Sedangkan batas nishab seseorang mulai berkewajiban mengeluarkan zakat adalah penghasilan sewa tersebut mencapai 653 kg beras atau senilai dengannya.

Itulah beberapa penjelasan yang bisa kita terapkan tentang hukum zakat mobil yang bisa kita terapkan sesuai ajaran Islam. Semoga dapat bermanfaat untuk para muslim dan muslimah yang tengah berkutat dalam zakat harta.

Wallahu a’lam.

Zakat Sekarang
Bagikan :

Konsultasi ZISWAF

Foto Ustadz Zul Ashfi DD

Pertanyaan:  Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh Saya ingin bertanya tentang zakat harta warisan. Saya seorang ibu dari 3 anak (2 anak laki-laki dan 1…

Download PDF Panduan Zakat

Download Panduan Zakat

Informasi lengkap dan praktis untuk mempelajari zakat secara komprehensif.

Download Panduan Zakat di sini !
Kalkulator zakat

Kalkulator Zakat

Program yang akan membantu menentukan jumlah besaran Zakat yang akan Anda tunaikan.

Hitung Zakat Anda di sini !