16 May 2012

Hukum Zakat Emas Perhiasan & Emas Investasi

Hukum Zakat Emas

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Mohon penjelasannya tentang zakat simpanan, berupa emas simpanan seperti logam mulia atau pun perhiasan emas. Bagaimanakah cara menghitungnya? Dan kapan harus dibayarkan?
Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh

dinxxx@yahoo.com

Jawaban:

Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

Semoga Allah swt. senantiasa mencurahkan keberkahan-Nya kepada saudari dan keluarga. Para ulama sepakat bahwa emas simpanan, uang, atau tabungan sejenisnya termasuk harta yang wajib dikeluarkan zakatnya bila telah mencapai nishab dan genap satu tahun.

Hukum Zakat Emas Investasi & Perhiasan

Emas Simpanan (Investasi)

Adapun nishab emas adalah: 85 emas atau senilai dengannya. Apabila seseorang memiliki emas simpanan dan uang tabungan, maka keduanya dihitung menjadi satu dalam pencapaian nishab. sebab, emas dan uang memiliki ‘illat dan kedudukan yang sama dalam syariat. Para ulama menerangkan bahwa keduanya sama-sama berperan sebagai standar harga atau tsamaniah.

Dengan begitu, caranya menghitungnya:

uang cash + tabungan + investasi (bila ada) + emas (baik berupa logam mulia atau perhiasan simpanan) x 2,5 persen = nilai wajib zakat yang harus dikeluarkan.

Baca Juga: Daftar Lembaga Amil Zakat di Indonesia

Zakat tabungan, emas dan perniagaan dikeluarkan setiap tahun. Jadi, penghitungan zakat ini dilakukan setiap tiba haul (genap satu tahun). Sementara untuk emas perhiasan (yang kepemilikannya untuk dipakai, bukan investasi atau simpanan) para ulama berbeda pendapat.

Emas Perhiasan

Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum zakat emas yang kepemilikannya untuk dipakai tidak termasuk harta yang wajib dikeluarkan zakatnya. Pendapat pertama ini adalah pendapat ulama syafi’iah dan sebagian ulama madzhab hambali.

Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa emas perhiasan wajib dikeluarkan zakatnya sebagaimana emas simpanan. Pendapat kedua ini adalah pendapat ulama hanafiah dan sebagian kalangan hanabilah.

Sedangkan pendapat yang ketiga, wajib dikeluarkan zakatnya. Namun, zakatnya hanya sekali saja. Pendapat yang ketiga ini adalah pendapat sebagian kalangan ulama mazhab maliki.

Baca Juga: Cara Menghitung Zakat Penghasilan

Menurut hemat kami pendapat yang ketiga ini pendapat yang cukup kuat dan memberikan maslahat bagi muzakki maupun penerima zakat atau mustahik.

Demikian penjelasan tentang hukum zakat emas perhiasan dan emas investasi. Semoga dapat memberikan manfaat dan memperjelas lubang-lubang keingintahuan dalam mengkaji ilmu-ilmu akhirat.

Wallahu a’lam.

Hukum Zakat Emas

Zakat Sekarang
Bagikan :

Konsultasi ZISWAF

Foto Ustadz Zul Ashfi DD

Pertanyaan:  Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh Saya ingin bertanya tentang zakat harta warisan. Saya seorang ibu dari 3 anak (2 anak laki-laki dan 1…

Download PDF Panduan Zakat

Download Panduan Zakat

Informasi lengkap dan praktis untuk mempelajari zakat secara komprehensif.

Download Panduan Zakat di sini !
Kalkulator zakat

Kalkulator Zakat

Program yang akan membantu menentukan jumlah besaran Zakat yang akan Anda tunaikan.

Hitung Zakat Anda di sini !