Membangun Kecerdasan Emosional Dan Spiritual Dengan Zakat

323

Membangun kecerdasan emosional

Membangun Kecerdasan Emosional

Kecerdasan emosional merupakan konsep yang sangat penting dibahas dan perlu diterapkan bagi kaum Muslimin. Oleh karena itu, perumusan konsep dan strategi penerapannya mesti dilakukan dalam sistem pendidikan Islam guna menumbuhkan kecerdasan emosional anak didik.

Proses pertumbuhan kecerdasan emosional menurut pendidikan Islam ditandai dengan adanya pendidikan akhlak. Pendidikan Islam disamping berupaya membina kecerdasan intelektual, juga membina kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Pendidikan Islam juga membina dan membersihkan hati terlebih dahulu dari penyakit penyakit hati dan mengisi dengan akhlak yang terpuji, ikhlas, jujur, berkasih sayang, tolong menolong, bersahabat, silaturahmi dan lain-lain.

Dalam konsep ESQ yang digagas oleh Ary Ginanjar Agustian, terdapat skema ihwal bagaimana amal-amal saleh itu bisa bersinergi dalam diri kita secara seimbang. Kehidupan beragama (spiritual) mampu mempengaruhi kecerdasan pelakunya. Kehidupan yang seimbang dibangun bukan hanya atas dasar kemampuan intelektual tinggi.

Kuncinya adalah dengan membangun kecerdasan emosional yang dipadukan dengan perkembangan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Kombinasi tiga jenis kecerdasan inilah yang dianggap oleh Ary akan menghasilkan manusia yang paripurna dan hidup dalam kondisi bahagia.

Agama Islam dengan kitab suci Al-Quran merupakan pedoman hidup setiap muslim dan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Islam mengajarkan umatnya untuk membayar zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal. Umat muslim mengeluarkan zakat dengan kesadaran bahwa zakat hakikatnya mampu menyucikan harta dan mengharmoniskan hubungan sosial.

Zakat mengajarkan kepada kita untuk selalu berempati dan memiliki kepedulian sosial kepada orang-orang yang tidak mampu. Kemampuan merespons kondisi lingkungan inilah yang akan mengajarkan kepada setiap muslim untuk memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional mempunyai peran yang sangat penting bagi generasi saat ini, oleh karena kita semua harus mampu menanamkan dan mengembangkan kemampuan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional. Karena dengan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional yang baik akan membimbing kaum Muslimin untuk meraih kebahagiaan yang hakiki.

Kecerdasan intelektual akan menjadi bencana bila manusia tidak mengimbanginya dengan pertumbuhan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Mari kita belajar menyeimbangkan ketiganya dengan membayar zakat kepada fakir miskin karena sebagian harta kita merupakan hak bagi mereka. KLIK DISINI

(Yons/Zakat.or.id)

 

Zakat Sekarang