7 Hikmah Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Mental dan Refleksi Diri

93

Hikmah Puasa Ramadhan untuk kesehatan mental dan jiwa - Zakat.or.id

Ramadhan 2021 diperkirakan akan jatuh pada 12 atau 13 April. Umat muslim pasti sudah tahu bahwa Ramadhan merupakan tamu agung yang datang hanya setahun sekali. Selain wajib, hikmah puasa Ramadhan bagi kesehatan berguna untuk memperbaiki kualitas fisik dan mental.

Kewajiban berpuasa untuk mendapatkan hikmah Puasa Ramadhan tertera dalam surat Al-Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqarah: 183).

Kesehatan mental menjadi hal yang digaungkan saat pandemi terjadi. Meningkatnya kesadaran tersebut di kalangan anak muda menimbulkan fenomena bahwa hidup tenang tanpa kecemasan menjadi dambaan. Tahukah Anda bahwa Puasa Ramadhan dapat memperbaiki psikologis? Baca hingga tuntas dan resapi, ya!

1. Tidak Tergesa-Gesa Ketika Bertindak 

Hikmah Puasa Ramadhan untuk bertindak lebih hati-hati - Zakat.or.id

 

Hikmah Puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari segala perbuatan yang membatalkan mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Maka dari itu, Puasa Ramadhan melatih Sahabat untuk berhati-hati bertindak, baik dari segi lisan maupun perbuatan untuk tidak menyakiti sesama makhluk hidup.

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa bukan hanya meninggalkan makan dan minum, tetapi juga perbuatan yang membatalkan dan merusak.

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ. فَإِنْ سَابَكَ أَحَدٌ أَوْ جَهْلِ عَلَيْكَ فَقُل: إِنِّى صَائِمٌ إِنِّى صَائِمٌ

“Puasa itu bukan hanya meninggalkan makan dan minum. Akan tetapi, puasa itu meninggalkan hal-hal yang keji. Jika kamu dicaci atau dibodo-bodohi orang lain, maka katakanlah, ‘aku sedang puasa.., aku sedang puasa.” (H.R. Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hiban dan Hakim)

Ramadhan menjadi ajang untuk melatih diri untuk berhati-hati atas konsekuensi perbuatan yang merugikan diri sendiri serta orang lain. Apakah Anda sering merasa bahwa suasana Ramadhan lebih santai, meskipun rutinitas tetap terpatri di depan mata? Jika demikian, maka Anda tidak sendiri.

Puasa sejatinya mengajarkan umat muslim untuk menjalani hidup santai (slow living) dan berkualitas dengan cara menghargai proses. Dengan demikian, Anda sehat secara mental dan bebas stres karena menikmati momen setiap detiknya dan orang lain kecipratan energi positifmu.

baca juga: HUKUM, KEUTAMAAN PUASA RAJAB & HADISTNYA, AYO AMALKAN!

2. Hikmah Puasa Ramadhan Melatih Hidup Sederhana

Puasa Melatih Hidup Sederhana - Zakat.or.id

Hikmah Puasa Ramadhan ini sering Sahabat dengar, tapi seringkali lupa bahwa Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak neko-neko. Sahabat makan dan minum hanya saat sahur dan waktu berbuka. Firman Allah SWT menyebutkan:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

“Anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”

Allah tidak menyukai hal-hal yang berlebihan, maka sederhanalah. Sederhana bukanlah pelit, melainkan mencari keseimbangan antara kebutuhan atau hanya nafsu semata. Misalnya, Anda memikirkan banyak sekali makanan dan minuman segar jelang berbuka puasa, padahal Anda tidak butuh itu. Sahabat hanya butuh makanan dan minuman manis, segar, dan sehat seperti favorit Rasulullah.

3. Hikmah Puasa Ramadhan Meningkatkan Kesabaran

Puasa Melatih Kesabaran - Zakat.or.id

Sahabat pasti familiar dengan keutamaan yang satu ini, namun seringkali lupa mempraktikkannya. Nah, Ramadhan merupakan kesempatan untuk melatih kesabaran ketika melihat atau mendengar yang menyulut hati untuk marah hingga berkata atau berbuat kasar. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 153:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar” – Al-Baqarah:153

salah satu hikmah puasa Ramadhan bagi kesehatan mental yaitu Anda seperti merasa berhasil menyelesaikan satu tugas sulit ketika waktu berbuka puasa tiba.

Tahan amarahmu karena itu tidak menguntungkanmu. Jadikan sabar dan solat sebagai media untuk memohon pertolongan kepada Allah ketika hati sedang tidak karuan. Ingatlah bahwa Allah tidak akan meninggalkan Anda, sesulit apapun keadaan, jika Anda senantiasa bersabar dan memohon ampun kepada Yang Maha Kuasa.

4. Berbagi untuk Saling Mengasihi dan Membantu 

Hikmah Puasa Ramadahan tumbuhkan empati untuk menolong sesama - Zakat.or.id

Ramadhan akan kembali dengan suasana pandemi Covid-19. Pandemi memang ujian berat bagi kita semua, akan tetapi perahu yang Anda tumpangi berbeda dengan perahu lain.  Banyaknya PHK hingga meroketnya kesulitan akibat pandemi seharusnya membuat hati Sahabat terketuk untuk meringankan penderitaan orang lain.

Hikmah Puasa Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 membuat Sahabat senantiasa belajar untuk berempati dan tidak menyepelekan penderitaan orang lain. Rangkul saudaramu supaya mereka dapat merasakan Ramadhan tanpa kelaparan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Maidah ayat 2 untuk saling tolong menolong:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.” – Al-Maidah:2

Tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketakwaan dengan sedekah. Salah satu manfaat berbagi dapat menyebabkan pelepasan oksitosin, hormon yang meningkatkan perasaan sejahtera.

5. Doa Orang Berpuasa Tidak Akan Ditolak 

Allah tidak menolak doa orang berpuasa Ramadhan - Zakat.or.id

Ramadhan merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Jangan ragu untuk meminta kepada Allah sambil memperbaiki diri. Rasulullah SAW bersabda:

“Terdapat tiga kaum yang doanya tidak akan ditolak: imam yang adil, orang yang puasa sampai dia berbuka, dan orang yang teraniaya.” (Hadis Riwayat Abu Hurairah ra)

Allah mengabulkan doa dalam berbagai bentuk, baik itu berupa anugerah atau prestasi hingga perlindungan dari segala marabahaya. Jangan lupa doakan orang lain untuk tetap sehat fisik dan mental, sesungguhnya kebaikan yang kita tanam akan berbalik kepada kita secara tidak disadari.

baca juga: AMALAN WANITA HAID SAAT RAMADHAN 

6. Berusaha Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Pribadi jadi lebih baik layaknya tanaman baru tumbuh - Zakat.or.id

Secara tidak sadar kita memiliki keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat Ramadhan. Lebih seru kalau Anda mengajak keluarga atau orang terdekat untuk sama-sama bertransformasi ke arah yang lebih baik. Ibarat ulat menjadi kupu-kupu, kepompong merupakan masa transisi menjadi pribadi yang terhormat dan kuat. Allah SWT berfirman dalam Surat Ali Imran ayat 139:

“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman.” – Ali Imron:139
Anda dapat memanfaatkan waktu luang untuk journaling selesai ibadah tarawih, membaca Al-Quran, atau dzikir. Anda butuh memuji diri sendiri bahwa Anda telah berusaha yang terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ibadah Ramadhan.

7. Meningkatkan Kualitas Tidur 

Hikmah Puasa Ramadhan Meningkatkan Kualitas Tidur

Puasa Ramadhan juga meningkatkan kualitas tidur karena Anda tidak begadang demi bangun sahur tepat waktu. Selain itu, Anda tidak tiba-tiba terbangun tengah malam karena tubuh menyesuaikan waktu untuk bangun sahur. Kualitas tidur malam yang baik akan menimbulkan susana hati yang lebih baik pula.

Ketika kesulitan datang, maka cobalah untuk tenangkan diri dengan puasa. Puasa Ramadhan menjadi distraksi yang baik sembari memohon ampunan kepada Allah agar pintu rezeki dibuka. Allah SWT berjanji dalam Surat Al-Insyirah ayat 6 bahwa setiap kesulitan, pasti ada kemudahan:

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” – Al-Insyirah:6

Itulah hikmah puasa Ramadhan untuk kesehatan mental, jiwa dan refleksi diri agar tidak terlalu impulsif. Sembari ikhtiar ke tenaga profesional, puasa jadi penyeimbang untuk menjadi pribadi dengan jiwa yang dapat mengendalikan emosi. Jika menjalaninya sekadar menggugurkan kewajiban, maka Anda susah mendapatkan hikmahnya secara totalitas.

Ayo, tingkatkan ibadah di bulan Ramadhan dengan berbagi kepada saudaramu melalui zakat atau sedekah di Dompet Dhuafa. Berbagi membuat hati Anda senang. Yuk, check out kebaikanmu, klik tautan sekarang juga!

Zakat Sekarang