Hukum Sedekah atau Zakat dari Hasil Judi Bola

76

sedekah atau zakat dari hasil judi bola

Pertandingan sepak bola pada ajang Piala Dunia 2022 semakin seru dan sengit. Di tengah keseruan jangan lupa untuk tetap bersikap baik pada diri sendiri dan orang lain, ya! Jangan mudah terpengaruh hal buruk, seperti ikutan judi bola. Hukum sedekah atau zakat hasil judi pun dilarang dan bertentangan dengan prinsip syariat.

Kenapa begitu? Simak konsultasi syariah Ustad Zul Ashfi dari Dompet Dhuafa hingga tuntas, ya!

Pertanyaan

Ustad, bagaimana hukumnya jika sedekah atau zakat dari hasil judi bola? Apalagi sekarang lagi Piala Dunia. Mohon penjelasannya, terima kasih.

Hamba Allah.

Jawaban 

Sedekah atau zakat dari hasil judi

Rasulullahu shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Wahai umat semuanya, sesungguhnya Allah Maha Baik, dan Dia hanya menerima yang baik-baik saja”

Suatu yang baik adalah yang dipandang baik oleh agama, dan sebaliknya suatu yang buruk adalah yang dipandang buruk oleh agama. Dalam hal ini, judi adalah sesuatu yang dipandang buruk oleh agama, bahkan al-Qur’an sangat tegas menyatakan keharaman judi.

Perolehan harta dan perpindahan hak milik dalam permainan judi dinilai tidak sah. Maka berzakat dan bersedekah dari yang bukan haknya tidak sah sama sekali. Itulah sebabnya mengapa zakat dan sedekah tidak dapat diberikan dari harta haram.

Baca juga: Apa Hukum Modal Usaha dari Hasil Judi?

Imam Nawawi menukil Imam Ghazali yang mengatakan;

“Orang yang di tangannya hanya ada harta haram (tidak ada satupun yang halal), ia tidak bisa berhaji, tidak ada kewajiban zakatnya, dan kafarat dalam bentuk harta juga tidak ada baginya”.

Wallahu A’lam

(Dijawab oleh Ustad Zul Ashfi)

Jangan Judi, Ya!

Beragam emosi bercampur aduk dan menyatu pada Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar. Banyak sekali kejutan yang terjadi saat pertandingan. Ada negara yang diperkirakan menang, ternyata kalah. Ada pula negara yang diperkirakan kalah karena bukan negara yang diunggulkan, malah menunjukkan hasil gemilang.

Piala Dunia merupakan ajang seru-seruan, bukan untuk membuat kita jumawa apalagi sampai melakukan hal berisiko seperti judi bola. Judi merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama dan bertentangan dengan syariat. Jika disedekahkan atau dizakatkan, maka hukumnya tidak sah karena berasal dari harta haram.

Zakat Sekarang