Cara Berkurban Aman di Masa Pandemi COVID-19

144

Idul Adha sebentar lagi akan tiba, tak lama lagi ibadah kurban pun akan bermula. Di tengah masa pandemi COVID 19 ini kurban akan terasa lebih berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Namun bukan berarti ibadah kurban terhalangi, Sahabat.

Bagaiamana Cara Berkurban yang Aman Tanpa Harus Khawatir dengan Pandemi?

Jika Sahabat sudah berniat berkurban tahun ini, ada baiknya Sahabat memperhatikan cara-cara aman berkurban di masa pandemi berikut ini:

Menerapkan Cara Berkurban Sesuai Protokoler Kesehatan

Sesuai amanat dari Sekretariat Kabinet RI yang dilansir dari setkab.go.id, pelaksanaan ibadah kurban harus mengikuti protokoler kesehatan yang telah diumumkan. Adapun penyelenggaraan ibadah kurban sesuai persyaratan tersebut dideskripsikan sebagai berikut:

    1. Penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), meliputi:
      • Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik,
      • Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban,
      • Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging,
      • Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.
    2. Penerapan kebersihan personel panitia, meliputi:
      • Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas,
      • Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan,
      • Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan,
      • Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,
      • Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah,
      • Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.
    3. Penerapan kebersihan alat, meliputi:
      • Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan
      • Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan.

Memilih Hewan Kurban di Tempat Terpercaya

Jika Sahabat ingin membeli hewan kurban, sebaiknya pastikan terlebih dahulu bagaimana penjual daging tersebut juga mengikuti protokoler kesehatan sesuai amanah pemerintah. Tidak hanya soal kebersihan tapi makanannya juga dilihat bagaimana si penjual memberikan makanan untuk calon hewan kurban tersebut.

Selain tempat pembeliannya, Sahabat juga harus memastikan dimana calon hewan kurban tersebut akan disembelih. Pastikan tempat penyembelihan kurban tersebut telah kita ketahui dan juga melakukan protokoler kesehatan yang sama.

Baca Juga: 6 Alasan Penting Sebelum Kamu Kurban di Dompet Dhuafa

Berkurban secara Daring

Jika Sahabat ingin jalan yang simple tanpa berjumpa dengan protokoler kesehatan, Sahabat bisa melakukan kurban secara daring atau online. Karena selain menjaga pemutusan rantai virus, kurban secara daring akan lebih praktis dan hemat tenaga tanpa harus membawa hewan tersebut ke tempat kita.

Tentu saja, kurban secara daring pun jangan sampai sembarangan. Ada baiknya Sahabat memilih lembaga atau Yayasan yang terpercaya mengelola kurban dari proses pemilihan sampai dengan laporan kurbannya agar kita dapat mengontrol kurban dari jauh sekalipun.

Kembali Lagi, Berkurbanlah karena Lillahi Ta’ala

Sahabat, dimana pun, kapan pun, dan siapa pun jika kita telah berniat berkurban, insya Allah akan diberikan jalan yang luas karena niat yang didasari karena Allah semata akan terus terbuka jalannnya. Oleh karena itu, Sahabat tak perlu resah dan ragu apabila kurban kita kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semoga masa-masa ujian ini akan berlalu dengan berbagi kepada sesama di Hari Raya Idul Adha nanti.

Nah, apakah Sahabat sudah siap berkurban tahun ini? Yuk laksanakan ibadah kurban yang aman di masa pendemi untuk membantu orang-orang yang membutuhkan sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT.

Zakat Sekarang