Hukum Diyat dan Kafarat Karena Menggugurkan Kandungan

163

Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh
Bagaimanakah hukum seseorang yang menggugurkan kandungannya? Haruskan ia membayar diyat dan kafarat? Terimakasih

Jawab:
Wa’alaikumsalamwarahmatullahiwabarakatuh
Apabila seseorang menggugurkan kandungannya bukan karena alasan yang diperbolehkan oleh syariat, maka ada beberapa kemungkinan: Pertama, mengugurkan kandungan sebelum empat puluh hari. Kedua menggugurkan kandungan kandungan setelah empat puluh hari. Ketiga, menggugurkan kandungan setelah 120 hari.

Pertama, sebagian ulama mengharamkan menggugurkan kandungan sebelum usia kandungan memasuki empat puluh hari. Sebagian ulama memakruhkannya. Seseorang yang menggugurkan kandugannya sebelum usia kandungan 40 hari hanya cukup bertaubat kepada Allah swt. Tidak ada diyat dan tidak ada kafarat.

Kedua, menggugurkan kandungan setelah usia 40 hari dan sebelum usia 120 hari. Sebagian ulama mengharamkan menggugurkan kandungan sebelum ditiupkan ruh. Sebagian ulama memakruhkannya. Hanya saja, seseorang yang menggugurkan kandungannya dengan sengaja setelah memiliki bentuk (usia 40 hari ke atas) menurut sebagian ulama wajib membayar diyat sepersepuluh nilai diyat ibunya. Sebagian ulama menilainya dengan sekitar 213 gram emas. Diyat ini diberikan kepada ahli waris janin. Sedangkan para ulama berbeda pendapat haruskan ia membayar kafarat ataukah tidak.

Ketiga. Menggugurkan kandungan setelah 120 hari. Para ulama sepakat bahwa mengugurkan kandungan setelah ditiupkan ruh (120 hari) adalah haram. Pelakunya harus membayar diyat. Hanya saja, para ulama berbeda pendapat apakah ia harus membayar kafarat ataukah tidak.

Sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang menggugurkan kandungan, selain membayar diyat, juga membayar kafarat dengan membebaskan budak atau berpuasa dua bulan berturut-turut. Para ulama yang berpendapat bahwa orang yang menggugurkan kandungan harus membayar kafarat karena menggugurkan kandungan setelah ditiupkan ruh sama halnya dengan membunuh jiwa. Dengan begitu, ia harus membayar kafarat.
Wallahu a’lam

Zakat Sekarang